Membuat File Single.php, archive.php, dll

Sesuai janji, hari ini saya akan share bagaimana cara membuat file-file wordpress themes yang jumlahnya berjibun itu. Sebenarnya file-file itu isinya sama kok. Hanya saja fungsinya berbeda-beda. Bahkan sebenarnya kalau isinya sama semua dengan index.php anda tidak perlu membuatnya.

Oke, sekarang akan jelaskan lebih dahulu skema perintah file di WordPress.

Saat anda mengetikkan URL, maka WordPress akan melakukan analisa, ini URL apa? Apakah halaman utama, arsip kategori, arsip tanggal, artikel, page atau kategori? Setelah tahu ini URL apa, WordPress kemudian akan mencari file template yang sesuai:

  1. URL Kategori maka akan dicari file category.php
  2. URL Page maka akan dicari file page.php
  3. URL artikel dicari file single.php
  4. URL arsip tanggal dicari file archive.php
  5. URL search cari search.php
  6. URL halaman utama cari home.php
  7. URL 404 error cari 404.php
  8. URL author cari author.php

Kalau file-file itu tidak ada, maka WordPress akan membuka file index.php dan menjalankan file itu. Selain file-file tersebut, masih ada file-file lain untuk custom-nya. Insya Allah kapan-kapan dibahas tersendiri.

Nah, bagaimana membuat file-file itu?

Cara paling mudah adalah dengan mengcopy paste file index.php. Kalau anda copy paste di folder yang sama biasanya akan muncul file baru dengan nama copy of index.php. Nah, rename aja file ini jadi single.php, page.php, archive.php, search.php, dll.

Langkah berikutnya adalah menkostumasi file-file itu sesuai fungsinya. Misalnya untuk single, anda beri iklan di bawah artikelnya dan ada comment_template(). Kemudian featured slide show kan gak perlu di single, jadi hilangkan aja kodenya dari sana. Sedangkan yang lain silahkan dikostumasi sendiri.

Satu hal yang perlu diingat, kalau memang tidak ada perubahan yang perlu anda tambahkan, maka ada baiknya pakai index.php aja. Ini tentunya akan menghemat space themes anda.

Nah, mudah-mudahan semua panduan yang sudah saya berikan selama ini dalam membuat themes cukup membuat anda paham. Memang tidak bisa dipersiskan karena themes unsur seninya lebih banyak daripada logikanya. Jadi, kreatifitas andalah yang paling penting.

Sedikit tips dari saya, buatlah themes anda sendiri dan lakukan perubahan dikit demi sedikit. Jika ini anda lakukan secara konsisten insya Allah jauh lebih mudah memahami panduan-panduan ini. Jangan terlalu terpaku dengan kode-kode ini. Jika ingin beda tampilan, tentunya kodenya harus berbeda.

Selamat berkreasi !!

Dicari dengan kata kunci:

cara membuat file php,membuat file php,cara buat file php,membuat halaman utama dengan php,membuat php,cara buat file index php,membuat file dengan php,single php,membuat archive dengan php,buat file php